![]() |
| Foto: The Hacker News |
arfytech - Raksasa teknologi, Google akhirnya menutup layanan Google+. Menurut Google, penutupan tersebut dilakukan karena ada bug perangkat lunak baru di layanannya itu.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Presiden Produk G Suite, David Thacker, program UI antarmuka yang digunakan oleh pengembang untuk mengakses data Google+ akan dimatikan dalam waktu 90 hari.
"Dengan penemuan bug, kami telah memutuskan untuk menutup semua program antarmuka Google+" posting Thacker dalam blog.
Diketahui pada Oktober 2018 lalu, raksasa mesin pencari ini mengumumkan rencana untuk menutup jaringan sosial setelah terjadinya bug yang mengekspos data pribadi sebanyak 500.000 akun.
Audit keamanan telah mengungkapkan bug perangkat lunak yang memberi akses aplikasi pihak ketiga ke data profil pribadi Google plus yang dimaksudkan orang untuk berbagi hanya dengan teman.
Dilansir dari The Verge, Google juga mengatakan bahwa dukungan untuk menutup layanan tersebut antara lain penggunaan Google plus memiliki tingkat partisipasi yang rendah.
Diperkirakan hanya 90% interaksi pengguna layanan tersebut hanya kurang dari lima detik.
Bocorkan Data Pribadi Pengguna, Google Akhirnya Menutup Layanan Google+
Reviewed by Arsal Hijaz
on
December 10, 2018
Rating:
Reviewed by Arsal Hijaz
on
December 10, 2018
Rating:

No comments:
Silahkan tinggalkan pesan!