![]() |
| world aids day |
arfytech - Beberapa kasus penderita HIV tidak menyadari jika dirinya terinfeksi penyakit mematikan tersebut. Gejalanya bisa muncul dengan penyakit ringan seperti flu, demam dan sakit tenggorokan.
Beberapa anggapan mitos pun muncul di kalangan masyarakat seputar HIV. Berikut anggapan mitos serta fakta seputar HIV dan AIDS.
- Hanya memiliki beberapa tahun kesempatan untuk bertahan hidup
Faktanya banyak penderita HIV dan AIDS tetap hidup dalam beberapa dekade serta memiliki rentan waktu hidup yang seperti orang normal. Hal tersebut dapat terjadi jika penderita AIDS mengikuti bimbingan dokter dan rajin meminum obat-obatan.
- HIV dan AIDS bisa disembuhkan
Faktanya, sampai sekarang belum ada obat untuk menyembuhkan HIV, yang dapat dilakukan hanya mengontrol virus HIV dan membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh.
- Pengidap HIV bisa mengetahui dengan beberapa gejala yang dirasakan.
Beberapa penderita tidak menunjukkan gejala HIV selama bertahun-tahun setelah terinfeksi. Satu-satunya cara untuk memberi tahu bahwa terinfeksi HIV adalah diuji melalui lab.
- Memiliki bayi jika positif HIV
Ibu hamil yang terinfeksi dapat menularkan HIV ke bayi mereka selama kehamilan atau melahirkan. Tetapi resiko tersebut dapat dicegah dengan melakukan perawatan dan pengobatan yang tepat di rumah sakit untuk membantu melindungi bayi mereka terhadap virus.
- Siapa pun bisa terkena HIV
Sekitar 37.600 orang di AS terkena HIV setiap tahun dan lebih dari 12.000 orang dengan AIDS meninggal setiap tahunnya. Siapa pun bisa terkena HIV baik pria, wanita, dan anak-anak, gay atau straight. Pria yang berhubungan seks dengan laki-laki membuat sekitar 26.300 infeksi HIV baru setiap tahun. Wanita penyebab atas sekitar 7.400 infeksi baru. Orang Afrika-Amerika memiliki beban HIV yang paling berat, dibandingkan dengan ras dan etnis lain.
Mitos dan Fakta Seputar HIV
Reviewed by Unknown
on
November 28, 2018
Rating:
Reviewed by Unknown
on
November 28, 2018
Rating:

No comments:
Silahkan tinggalkan pesan!