![]() |
| helm dengan HoloLens, The Verge |
Seperti yang diketahui, Microsoft HoloLens merupakan kacamata pintar yang memiliki kemampuan memvisualisasi suatu objek ke dalam bentuk augmented reality dan visual reality dengan kecanggihan teknologi ini mampu mendeteksi tatapan dan suara.
Dilansir dari Bloomberg, Microsoft akan memasok 100 ribu headset HoloLens untuk angkatan darat AS dengan nilai kontrak mencapai 480 juta dollar AS. Tujuannya adalah untuk pelatihan misi tempur.
Dengan teknologi HoloLens, militer angkatan darat AS bisa melakukan penginderaan termal atau penginderaan jarak jauh terhadap benda atau objek yang memancarkan suhu, memantau gerak musuh dan memberikan perlindungan terhadap pendengaran.
Kerja sama microsoft dengan militer AS ditentang sejumlah karyawan perusahaan milik Bill Gates tersebut. Awal tahun ini, ratusan pekerja Microsoft menandatangani petisi yang mengkritik kontrak dengan Imigrasi AS dan pihak Bea Cukai untuk menyuplai perangkat Augmented Reality.
Para karyawan Microsoft menolak kerja sama industri teknologi dengan militer dengan alasan, apa yang mereka buat tidak mesti digunakan untuk berperang.
Meski ditentang, Presiden Microsoft dan Chief Legal Officer, Brad Smith, mengatakan perusahaan akan terus menjual perangkat lunak kepada militer AS. Smith menulis bahwa karyawan yang menolak proyek tersebut diizinkan untuk pindah ke pekerjaan lain di dalam perusahaan.
Kerjasama Dengan Microsoft, Militer AS bakal Gunakan HoloLens Untuk Perang
Reviewed by Arsal Hijaz
on
November 30, 2018
Rating:
Reviewed by Arsal Hijaz
on
November 30, 2018
Rating:

No comments:
Silahkan tinggalkan pesan!